Bukan Cuma Dakwah, Muhammadiyah Juga Punya Gedung-Gedung Menjulang

Media Share

Muhammadiyahtuban.or.id-Muhammadiyah tidak hanya dikenal melalui gerakan dakwah dan jaringan amal usaha di bidang pendidikan, kesehatan, sosial, serta ekonomi. Di berbagai daerah, perkembangan persyarikatan juga tercermin melalui pembangunan gedung-gedung bertingkat yang menjadi ikon baru kampus dan rumah sakit Muhammadiyah.

Dari Surabaya hingga Medan, sejumlah bangunan milik perguruan tinggi Muhammadiyah menjulang belasan hingga lebih dari 20 lantai. Gedung-gedung tersebut bukan sekadar penanda kemajuan infrastruktur, tetapi juga dirancang untuk menunjang kegiatan pendidikan, penelitian, pelayanan kesehatan, dan pengembangan sumber daya manusia.

Bahkan, beberapa proyek tower baru masih dalam proses pembangunan. Jika rampung, deretan gedung vertikal Muhammadiyah akan semakin bertambah.

Berikut sejumlah gedung tinggi Muhammadiyah yang menarik perhatian.

Gedung Tinggi Muhammadiyah yang Telah Berdiri

1. At-Ta’awun Tower UM Surabaya — 23 Lantai

At-Ta’awun Tower milik Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya) menjadi salah satu gedung tertinggi dalam daftar ini.

Bangunan setinggi 23 lantai tersebut diresmikan pada 9 Maret 2024. Gedung ini menunjang aktivitas akademik, khususnya pendidikan kedokteran dan kedokteran gigi, dengan fasilitas seperti ruang kuliah, laboratorium, skill lab, ruang tutorial, perpustakaan, dan auditorium.

Nama At-Ta’awun bermakna tolong-menolong atau kerja sama. Nama tersebut sejalan dengan semangat kolaborasi dalam mengembangkan pendidikan dan pelayanan kepada masyarakat.

2. Menara 1912 UMT — 22 Lantai

Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) memiliki Menara 1912 yang terdiri atas 22 lantai.

Nama 1912 merujuk pada tahun berdirinya Muhammadiyah. Gedung ini menjadi salah satu ikon pendidikan tinggi Muhammadiyah di Banten dan menunjang berbagai aktivitas akademik serta administrasi universitas.

Pada 31 Maret 2022, pembangunan menara ini mencapai tahap topping off di lantai 22, menandai penyelesaian struktur utama bangunan.

3. Menara Iqra Unismuh Makassar — 18 Lantai

Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh) memiliki Menara Iqra yang menjadi salah satu ikon kampus di Sulawesi Selatan.

Gedung ini dikenal memiliki 18 lantai dan digunakan untuk menunjang kegiatan akademik serta perkantoran universitas.

Menara Iqra diresmikan oleh Wakil Presiden RI saat itu, Jusuf Kalla, pada 7 Juni 2015. Kehadirannya menunjukkan bahwa pengembangan infrastruktur pendidikan Muhammadiyah telah berlangsung jauh sebelum maraknya pembangunan sejumlah tower baru.

4. Presiden Tower UMP — 13 Lantai

Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) memiliki Presiden Tower sebagai salah satu bangunan dalam pengembangan Kampus II UMP.

Gedung ini diberitakan memiliki 13 lantai dan menjadi bagian penting dari pengembangan fasilitas pendidikan universitas.

Pembangunan Kampus II UMP diawali dengan groundbreaking pada 3 Januari 2024. Presiden Tower kemudian menjadi salah satu bangunan utama yang menarik perhatian dalam pengembangan kawasan tersebut.

Jumlah 13 lantai merujuk pada pemberitaan mengenai Presiden Tower. Angka ini perlu dibedakan dari informasi awal pembangunan Kampus II yang pernah menyebut rencana gedung 14 lantai.

5. UMY Student Dormitory — 14 Lantai

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) memiliki UMY Student Dormitory, asrama mahasiswa yang terdiri atas 14 lantai.

Gedung ini menyediakan sekitar 580 kamar untuk mendukung kebutuhan hunian mahasiswa. Selain kamar, tersedia fasilitas pendukung seperti ruang belajar, ruang pertemuan, dan coworking space.

Asrama tersebut diresmikan pada 4 Oktober 2024. Kehadirannya memperkuat fasilitas penunjang kehidupan mahasiswa di lingkungan kampus UMY.

6. Ibrahim Tower RS Roemani Muhammadiyah — 13 Lantai

Di bidang kesehatan, RS Roemani Muhammadiyah Semarang memiliki Ibrahim Tower yang terdiri atas 13 lantai.

Gedung ini diresmikan pada 20 Mei 2026 oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Dr. Haedar Nashir.

Kehadiran Ibrahim Tower merupakan bagian dari pengembangan fasilitas rumah sakit untuk mendukung pelayanan kesehatan yang semakin baik. Gedung ini juga menambah daftar bangunan bertingkat milik amal usaha Muhammadiyah di Jawa Tengah.

7. At-Tauhid Tower UM Surabaya — 13 Lantai, 48 Meter

Sebelum At-Ta’awun Tower berdiri, UM Surabaya telah memiliki At-Tauhid Tower.

Gedung multifungsi ini terdiri atas 13 lantai dengan tinggi sekitar 48 meter. Berbagai aktivitas akademik dan kegiatan universitas diselenggarakan di gedung tersebut, termasuk kegiatan yang memanfaatkan auditorium di lantai atas.

Kini, At-Tauhid Tower dan At-Ta’awun Tower menjadi bagian penting dari lanskap kampus UM Surabaya.

8. GKB 5 UMM — 11 Lantai, 45 Meter

Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) memiliki Gedung Kuliah Bersama (GKB) 5 yang terdiri atas 11 lantai dengan tinggi sekitar 45 meter.

Gedung yang berada di kawasan Rumah Sakit UMM ini dirancang untuk menunjang kegiatan pendidikan, khususnya bidang kedokteran dan ilmu kesehatan.

GKB 5 juga mengusung konsep green building dengan memperhatikan efisiensi energi dan aspek lingkungan.

Kehadirannya memperkuat infrastruktur pendidikan UMM sekaligus mendukung pengembangan pendidikan kesehatan modern.

Gedung Tinggi Muhammadiyah yang Sedang Menyusul

Selain gedung-gedung yang telah berdiri, sejumlah proyek baru tengah dikembangkan di lingkungan perguruan tinggi Muhammadiyah. Tanggal groundbreaking berikut dicantumkan sebagai penanda dimulainya proyek, bukan sebagai bukti bahwa gedung telah selesai.

9. KHA Dahlan Tower UMC — 20 Lantai

Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) mengembangkan KHA Dahlan Tower yang dirancang memiliki 20 lantai.

Groundbreaking proyek ini dilaksanakan pada 7 Mei 2026.

Gedung tersebut dirancang untuk mendukung pengembangan pendidikan dan fasilitas universitas. Salah satu rencana yang menarik adalah pemanfaatan lantai 19 sebagai area pujasera dan UMKM, sedangkan lantai 20 direncanakan menjadi observatorium untuk kegiatan penelitian dan edukasi.

Jika rampung sesuai rancangan, KHA Dahlan Tower akan menjadi salah satu ikon baru UMC di Cirebon.

10. Harmony Building UM Surabaya — 18 Lantai

UM Surabaya kembali mengembangkan bangunan vertikal melalui Harmony Building yang dirancang setinggi 18 lantai.

Groundbreaking Harmony Building dilakukan pada 14 Februari 2026, bertepatan dengan pembukaan Milad ke-42 UM Surabaya.

Gedung ini dirancang untuk mendukung kegiatan akademik dan pengembangan inovasi. Fasilitas yang direncanakan meliputi ruang kelas, laboratorium, ruang komunal, sport center, dan kantin.

Jika selesai, Harmony Building akan menambah jajaran gedung tinggi di lingkungan UM Surabaya.

11. UMSU Tower — 17 Lantai

Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) di Medan juga mengembangkan UMSU Tower yang dirancang memiliki 17 lantai.

Groundbreaking dilaksanakan pada 23 Desember 2023 di kawasan Kampus 3 UMSU.

Tower ini dirancang untuk menampung fasilitas pendidikan dan perkantoran, termasuk ruang kuliah serta auditorium berkapasitas besar.

UMSU Tower merupakan bagian dari pengembangan infrastruktur kampus untuk menunjang kebutuhan pendidikan tinggi dan memperkuat peran UMSU di Sumatera Utara.

Bukan Sekadar Membangun Gedung

Deretan gedung tinggi tersebut memperlihatkan perkembangan infrastruktur Muhammadiyah di berbagai wilayah Indonesia. Dari At-Ta’awun Tower yang mencapai 23 lantai hingga berbagai proyek baru yang dirancang menjulang belasan sampai 20 lantai, semuanya menjadi bagian dari ikhtiar memperkuat amal usaha persyarikatan.

Namun, gedung megah bukanlah tujuan akhir.

Di balik setiap lantai terdapat ruang untuk menuntut ilmu, mengembangkan penelitian, meningkatkan pelayanan kesehatan, memberdayakan masyarakat, serta melahirkan generasi yang mampu menjawab tantangan zaman.

Karena itu, kemajuan Muhammadiyah tidak cukup diukur dari seberapa tinggi bangunannya, tetapi juga dari seberapa besar manfaat yang dihasilkan bagi umat dan bangsa.

Semakin tinggi gedungnya, semakin besar pula harapan agar ilmu, pelayanan, dan kontribusinya ikut menjulang.

Inilah semangat Muhammadiyah dalam membangun peradaban: bukan sekadar membangun ke atas, tetapi menghadirkan kemajuan yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat luas.

Penulis: Samson Thohari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *