Muhammadiyahtuban.or.id-Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Widang sukses menjadi tuan rumah Halal Bihalal Keluarga Besar Muhammadiyah Tuban yang berlangsung meriah di Desa Tegalrejo, Kecamatan Widang, Minggu (29/3/2026). Sekitar 2.500 jamaah hadir memadati lokasi dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan.
Mengusung tema “Memperkuat Ukhuwah Menghadirkan Kemanfaatan untuk Umat”, kegiatan ini menghadirkan tokoh nasional Muhammadiyah, dr. H. Agus Taufiqurrohman, Sp.S., M.Kes. serta Wakil Ketua PWM Jawa Timur, Tamhid Mashudi.
Wakaf Besar, Bukti Nyata Kepercayaan Umat
Tak hanya menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga menghadirkan momen bersejarah berupa penyerahan 60 bidang tanah wakaf seluas 30.468 m² dari warga Tuban kepada Persyarikatan Muhammadiyah.
Wakaf ini menjadi simbol kuatnya kepercayaan masyarakat sekaligus modal strategis untuk pengembangan amal usaha Muhammadiyah di bidang pendidikan, kesehatan, dan sosial.
Pesan Tegas: Total di Muhammadiyah
Dalam sambutannya, Ketua PDM Tuban, Drs.Masrukin MA menegaskan pentingnya komitmen penuh dalam berorganisasi. Ia mengingatkan agar para pimpinan tidak setengah-setengah dalam berjuang di Muhammadiyah.
“Kalau sudah di level pimpinan, jangan menduakan Muhammadiyah,” tegasnya.
Ia juga mendorong seluruh kader untuk terus menyatukan tekad dan semangat dalam memajukan Persyarikatan sesuai dengan garis perjuangan Muhammadiyah.
Peran Masjid dan Kekuatan Silaturahmi
Sementara itu, dalam tausiyahnya, dr. H. Agus Taufiqurrohman, Sp.S., M.Kes. menekankan pentingnya menjadikan masjid sebagai pusat pemberdayaan umat.
Menurutnya, kemakmuran masjid harus berdampak nyata bagi jamaah. Ia juga mengingatkan pentingnya memperkuat silaturahmi dan interaksi sosial sebagai bagian dari ajaran Islam.
Mengutip riset Susan Pinker, ia menyebut bahwa hubungan sosial yang kuat menjadi salah satu kunci kebahagiaan dan umur panjang.
“Jangan terlalu sibuk dengan HP, perbanyak interaksi langsung,” pesannya.
Empat Pilar Peradaban
Wakil Ketua PWM Jawa Timur, Ir. Tamhid Mashudi, menyampaikan empat pesan penting dari Abdullah bin Salam, yaitu menebar kedamaian, menjamin kebutuhan pangan, mempererat silaturahmi, serta menghidupkan salat malam sebagai fondasi membangun masyarakat yang makmur.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf dari Ketua PWM Jawa Timur, Prof. Sukadiono, yang berhalangan hadir.
Panitia Rendah Hati, Peserta Justru Takjub
Di balik kemegahan acara, panitia tetap menunjukkan kerendahan hati.
Musa menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya kegiatan ini, sekaligus memohon maaf apabila masih terdapat kekurangan.
Sementara itu, Huda turut mengapresiasi seluruh elemen yang terlibat dan berharap kebersamaan ini terus terjaga dalam memperkuat ukhuwah Muhammadiyah.
Namun di mata peserta, acara ini justru meninggalkan kesan luar biasa.
Alif dari rombongan Cendoro menyebut kegiatan ini sebagai yang paling megah yang pernah ia ikuti.
“Ini Halal Bihalal termegah selama diselenggarakan Muhammadiyah Tuban, bahkan yang pernah saya ikuti,” ungkapnya.
Kesan serupa datang dari Izze, warga baru Muhammadiyah asal Plumpang.
“Terus terang saya baru log in ke Muhammadiyah karena tertarik dari konten-kontennya di media sosial. Hari ini bisa menyaksikan langsung, dan saya benar-benar kagum,” tuturnya.
PCM Widang Tunjukkan Kelasnya
Kesuksesan ini menegaskan kapasitas PCM Widang sebagai tuan rumah yang mampu menghadirkan kegiatan besar, tertib, dan penuh makna.
Lebih dari sekadar Halal Bihalal, acara ini menjadi simbol kuatnya ukhuwah, soliditas organisasi, serta komitmen Muhammadiyah dalam menghadirkan kemanfaatan nyata bagi umat.
Penulis: Samson Thohari






