Bukan Sekadar Silaturahmi! Ini Agenda Delegasi Kuwait, Qatar, dan Arab Saudi ke Muhammadiyah

Media Share

Muhammadiyahtuban.or.id-Pmpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menerima kunjungan perwakilan tiga negara Teluk pada 27–28 Oktober 2026. Mereka adalah Duta Besar Kuwait untuk Indonesia Khalid Jassim Alyassin, delegasi Kementerian Wakaf dan Urusan Keislaman Qatar yang dipimpin Sultan Saad Hassan Al-Badr, serta Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Faisal bin Abdullah Al-Amudi. Rangkaian pertemuan tersebut membahas peluang kerja sama di bidang kesehatan, pendidikan Islam, dakwah, dan kemanusiaan.

Kuwait Jajaki Pembangunan Rumah Sakit di Bekasi

Pada Selasa (27/10/2026), PP Muhammadiyah menerima kunjungan Duta Besar Kuwait untuk Indonesia Khalid Jassim Alyassin. Pertemuan tersebut membahas penguatan kerja sama di bidang pendidikan, dakwah, kesehatan, dan kemanusiaan.

Salah satu agenda yang dibicarakan ialah penjajakan pembangunan rumah sakit Muhammadiyah di Bekasi. Dalam gagasan awal tersebut, Muhammadiyah menyiapkan lahan, sedangkan pihak Kuwait meminta proposal resmi untuk dibahas lebih lanjut.

Qatar Tawarkan Kerja Sama Pendidikan dan Kaderisasi Imam

Pada hari yang sama, PP Muhammadiyah juga bertemu dengan delegasi Kementerian Wakaf dan Urusan Keislaman Qatar yang dipimpin Sultan Saad Hassan Al-Badr, Asisten Direktur Sheikh Abdullah bin Zaid Al-Mahmoud Islamic Cultural Center.

Delegasi Qatar menjajaki kerja sama pendidikan bahasa Arab bagi siswa, mahasiswa, guru, dosen, dan mubalig. Pertemuan juga membahas kaderisasi imam dan muazin, penerbitan literatur Islam, serta peluang kolaborasi di bidang ekonomi dan kesehatan.

Arab Saudi Bahas Pendidikan dan Persatuan Umat

Pada Rabu (28/10/2026), PP Muhammadiyah menerima kunjungan Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Faisal bin Abdullah Al-Amudi.

Pertemuan tersebut membahas penguatan hubungan Muhammadiyah dan Arab Saudi, persatuan umat Islam, serta peluang kerja sama di bidang pendidikan dan ekonomi. Pengembangan kemampuan bahasa Arab dan peningkatan kapasitas akademik bagi guru, dosen, mubalig, serta imam di lingkungan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah juga menjadi bagian dari agenda yang dibicarakan.

Memperluas Kolaborasi Internasional

Rangkaian kunjungan dari Kuwait, Qatar, dan Arab Saudi ini membuka peluang bagi Muhammadiyah untuk memperluas jejaring internasional dan mengembangkan kolaborasi lintas sektor.

Mulai dari penjajakan pembangunan rumah sakit bersama Kuwait, penguatan pendidikan Islam bersama Qatar, hingga kerja sama dengan Arab Saudi, berbagai pembahasan tersebut diharapkan dapat ditindaklanjuti menjadi program konkret yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Penulis: Samson Thohari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *