Pentingnya Membimbing Keluarga dan Mendahulukan Hak Orang Terdekat

Media Share

Muhammadiyahtuban.or.id– Tanggung jawab seorang muslim tidak hanya diwujudkan melalui kepedulian terhadap sesama, tetapi juga dengan memenuhi kebutuhan keluarga dan membimbing mereka agar senantiasa berada di jalan Allah SWT.

Pesan tersebut disampaikan Ustaz Abdus Salam dalam pengajian Selasa, 20 Oktober 2026, di Masjid Lathifah An-Nashir, Sidorejo, Tuban.

Dalam ceramahnya, Ustaz Abdus Salam menekankan bahwa kepedulian sosial perlu diimbangi dengan perhatian terhadap keluarga sendiri. Kebutuhan istri, anak-anak, dan kerabat hendaknya menjadi perhatian sebelum seseorang memperluas bantuan kepada orang lain.

Menurutnya, membantu sesama merupakan perbuatan mulia. Namun, jangan sampai semangat berbagi justru membuat seseorang melalaikan tanggung jawab terhadap orang-orang terdekatnya.

Selain memenuhi kebutuhan materi, seorang muslim juga memiliki tanggung jawab membimbing keluarganya dalam urusan agama. Hal ini sebagaimana firman Allah SWT dalam Surah At-Tahrim ayat 6:

“Wahai orang-orang yang beriman! Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka.”

Ayat tersebut mengingatkan bahwa tanggung jawab keluarga tidak berhenti pada pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Orang tua juga berkewajiban memberikan pendidikan agama, menanamkan nilai-nilai kebaikan, serta saling mengingatkan dalam menjalankan ajaran Islam.

Ustaz Abdus Salam turut mengingatkan bahwa mengajak anggota keluarga kepada kebaikan membutuhkan kesabaran dan kebijaksanaan. Tidak semua orang memiliki sikap dan penerimaan yang sama terhadap ajaran agama. Karena itu, usaha membimbing keluarga harus terus dilakukan tanpa mudah menyerah.

Setiap muslim hendaknya menjalankan tanggung jawabnya dengan sungguh-sungguh, sembari memohon petunjuk dan pertolongan Allah SWT agar dirinya dan keluarganya senantiasa berada dalam ketaatan.

Melalui pengajian tersebut, jamaah diajak untuk memperkuat pendidikan agama di lingkungan keluarga, termasuk kepada anak-anak dan generasi penerus. Dengan bimbingan yang berkelanjutan, nilai-nilai keimanan dan kebaikan diharapkan dapat tumbuh serta diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Pengajian ditutup dengan doa agar Allah SWT memberikan petunjuk, memudahkan umat Islam dalam menjalankan kewajibannya, serta menjadikan diri dan keluarga sebagai hamba yang taat kepada-Nya.

Kepedulian sosial, pemenuhan hak keluarga, dan pendidikan agama merupakan tanggung jawab yang perlu berjalan beriringan dalam kehidupan seorang muslim.

Firnas Muttaqin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *