PDMTUBAN.COM-Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PC IPM) Palang kembali mencatatkan langkah penting dalam dinamika kaderisasi pelajar melalui penyelenggaraan *Konferensi Pimpinan Cabang* (KONPICAB) 2025. Kegiatan yang digelar di Gedung Dakwah Muhammadiyah Palang pada Senin (23/6) ini mengusung tema “Pelajar Adaptif, Palang Kreatif, Membangun Generasi Inovatif” sebagai respon terhadap tantangan zaman dan dinamika generasi muda saat ini.
Tak sekadar forum musyawarah, KONPICAB kali ini menjadi ajang refleksi, pematangan ide, serta penyatuan tekad para kader untuk terus bergerak dan memberi makna.
Dalam suasana hangat dan penuh semangat, Ketua Umum PC IPM Palang 2025, Najwa Haque Rachmat, menyampaikan sambutan yang tegas dan menyentuh. Ia menegaskan bahwa IPM bukan hanya organisasi pelajar, melainkan “inkubator ide-ide kreatif” yang mendorong keberanian berpikir, kemauan bertindak, dan komitmen terhadap perubahan yang lebih baik.
Najwa juga menyampaikan kesiapan IPM Palang dalam menyambut Fortasi 2025. Ia menekankan bahwa Fortasi bukan hanya seremoni awal tahun ajaran, melainkan titik mula pembinaan karakter dan ideologi pelajar Muhammadiyah. “Pelajar harus dibimbing dan diarahkan sejak hari pertama, bukan hanya hadir secara fisik, tetapi juga secara ideologis dan moral,” tegasnya.
Dalam momentum ini pula, PC IPM Palang resmi meluncurkan tagline baru: Pelajar Harmoni. Bukan sekadar slogan, tagline ini menjadi representasi karakter ideal pelajar IPM masa kini: cerdas dalam nalar, santun dalam tutur, aktif dalam gerak, dan teguh dalam iman. Pelajar yang tenang di tengah guncangan zaman dan membawa semangat yang menyatukan.
Sebagai bentuk konkret nilai kemandirian, KONPICAB juga menandai peresmian KapalMU Store, unit usaha pelajar yang akan menjadi laboratorium kewirausahaan kader IPM. KapalMU bukan sekadar tempat berdagang, tetapi ruang belajar bertanggung jawab, berani mencoba, dan tumbuh menjadi pribadi mandiri secara ekonomi dan berpikir visioner.
Kehangatan acara turut disemarakkan dengan hadirnya Ayahanda H. Abdullah As’ad, Ketua PCM Palang, yang memberikan nasihat mendalam. Dalam tutur lembutnya, beliau menegaskan bahwa IPM adalah tunas Muhammadiyah yang sedang tumbuh.
“IPM bukan anak kecil dalam Muhammadiyah. IPM adalah tunas yang sedang tumbuh, dan dari sinilah akan lahir pemimpin yang jujur, kuat akal dan akhlaknya. Jangan ragu bermimpi besar. Kami di PCM hadir bukan untuk memantau, tapi untuk mendampingi. InsyaAllah, setiap langkah kalian adalah bagian dari dakwah yang kita jaga bersama.” Pesan H. As’ad
Pernyataan tersebut menjadi pengingat bahwa IPM adalah bagian tak terpisahkan dari gerakan dakwah Muhammadiyah yang utuh dan berkelanjutan.
Menutup kegiatan, Ketua Umum PC IPM Palang dengan penuh rendah hati menyampaikan:
“IPM adalah anak ideologis dari Muhammadiyah. Maka kepada Ayahanda PCM dan Ibunda PCA, kami datang bukan membawa janji besar, tetapi membawa semangat besar. Memohon restu, agar setiap langkah kami tetap berada dalam barisan dakwah yang utuh, terarah, dan membahagiakan umat.” tutupnya
KONPICAB 2025 menjadi penanda bukan akhir sebuah musyawarah, tetapi awal perjalanan menuju IPM yang lebih matang, harmonis, dan progresif. Dari Gedung Dakwah Muhammadiyah Palang, semangat itu menyala—bercita dalam satu tekad, bergerak dalam satu irama, dan membentuk arah baru gerakan pelajar Muhammadiyah yang adaptif, kreatif, dan membawa perubahan.
Penulis: Najwa Haque Rachmat






