Ayo Ramaikan Bulan Suro dengan Hajatan: Lawan Mitos dengan Keyakinan

Media Share

Muhammadiyahtuban.or.id-Menurut Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) yang digunakan Muhammadiyah, 1 Muharam 1448 H jatuh pada 16 Juni 2026. Artinya, masyarakat Muhammadiyah akan memasuki tahun baru Islam sekaligus bulan yang oleh sebagian masyarakat Jawa dikenal sebagai bulan Suro.

Sayangnya, hingga hari ini masih banyak orang yang menganggap bulan Suro sebagai bulan yang “angker”, penuh kesialan, atau tidak baik untuk menggelar hajatan seperti pernikahan, khitanan, pindah rumah, hingga memulai usaha. Berbagai mitos terus diwariskan tanpa pernah diuji kebenarannya.

Padahal dalam ajaran Islam, Muharam justru merupakan salah satu bulan yang dimuliakan Allah. Tidak ada satu pun dalil yang melarang seseorang menikah, mengadakan walimah, khitanan, syukuran, atau kegiatan baik lainnya pada bulan Muharam. Yang dianjurkan justru memperbanyak amal saleh dan meningkatkan ketakwaan.

Muhammadiyah sejak lama menegaskan bahwa keyakinan terhadap hari, tanggal, atau bulan yang dianggap membawa sial tidak memiliki dasar dalam ajaran Islam. Keberuntungan dan musibah bukan ditentukan oleh nama bulan, melainkan oleh kehendak Allah dan ikhtiar manusia.

Karena itu, memasuki 1 Muharam yang bertepatan pada 16 Juni 2026, warga Muhammadiyah tidak perlu ragu apalagi takut menggelar hajatan di bulan Suro. Jika memang waktunya menikah, menikahlah. Jika anak sudah siap dikhitan, khitanlah. Jika ada rezeki untuk membangun rumah atau membuka usaha, lakukanlah dengan penuh keyakinan dan tawakal.

Tahun baru Hijriah seharusnya menjadi momentum meninggalkan pola pikir yang tidak rasional menuju cara pandang yang lebih sesuai dengan tuntunan Islam. Jangan sampai semangat berhijrah justru terhalang oleh ketakutan terhadap mitos yang tidak memiliki landasan syariat.

Warga Muhammadiyah jangan kendor. Ayo buktikan bahwa bulan Suro bukan bulan kesialan, melainkan bulan kemuliaan. Jangan takut membuat hajatan di bulan Suro. Yang perlu ditakuti bukanlah bulannya, melainkan ketika kita lebih percaya pada mitos daripada petunjuk Allah dan Rasul-Nya.

Selamat Tahun Baru 1448 Hijriah. Saatnya meninggalkan mitos dan meneguhkan iman.

Penulis: Samson Thohari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *