Muhammadiyahtuban.or.id– Terhitung mulai Senin, 9 Februari 2026, seluruh guru dan tenaga kependidikan SMA Muhammadiyah 2 Palang secara resmi menggunakan seragam Hizbul Wathan (HW) sebagai pakaian dinas wajib di lingkungan sekolah.
Kebijakan tersebut merupakan bentuk komitmen sekolah dalam memperkuat identitas persyarikatan Muhammadiyah sekaligus menanamkan nilai-nilai kepanduan Islami dalam praktik pendidikan sehari-hari. Hizbul Wathan sendiri merupakan Organisasi Otonom Muhammadiyah yang berfokus pada pembinaan karakter, kepemimpinan, kedisiplinan, serta semangat pengabdian.
Penggunaan seragam HW tidak hanya dimaknai sebagai simbol formal, tetapi juga sebagai pengingat akan peran strategis guru dan tenaga kependidikan sebagai teladan bagi peserta didik. Nilai-nilai seperti kemandirian, tanggung jawab, keteguhan prinsip, dan semangat berkhidmat diharapkan dapat tercermin dalam sikap dan perilaku keseharian civitas akademika.
Kepala SMA Muhammadiyah 2 Palang, Riyan Habiburrokhman, M.Pd., menyampaikan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari upaya penguatan ideologi dan kultur sekolah.
“Hari ini bukan sekadar soal seragam. Ini adalah tentang identitas dan komitmen. Hizbul Wathan mengajarkan kedisiplinan, loyalitas, dan semangat pengabdian. Guru bukan hanya pengajar, tetapi juga pembina karakter. Karena itu, sudah sepatutnya menjadi role model dalam menghidupkan nilai-nilai kepanduan Muhammadiyah,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa SMA Muhammadiyah 2 Palang berkomitmen menghadirkan pendidikan yang unggul secara akademik sekaligus kokoh dalam karakter dan ideologi.
“Seragam HW ini menjadi simbol bahwa kami berdiri tegak dalam barisan Muhammadiyah, bergerak bersama membangun generasi yang mandiri, berakhlak, dan berprestasi,” tambahnya.
Dengan diberlakukannya kebijakan ini, diharapkan terbangun semangat kebersamaan yang lebih kuat serta meningkatnya keteladanan dalam kepemimpinan dan kedisiplinan yang dapat ditularkan kepada para siswa.
Langkah tersebut sekaligus menegaskan komitmen SMA Muhammadiyah 2 Palang untuk terus berbenah dan menjaga tradisi keunggulan sekolah dengan fondasi ideologi yang kuat dan karakter yang kokoh.
Kontributor: Riyan Habiburrokhman, Editor: Samson Thohari






