SMP Muhammadiyah 6 Tambakboyo Lakukan Studi Transformasi ke SMA Muhammadiyah 2 Palang

Media Share

Muhammadiyahtuban.or.id-Perubahan tidak pernah lahir dari zona nyaman. Semangat inilah yang mengiringi langkah SMP Muhammadiyah 6 Tambakboyo saat melakukan kunjungan studi ke SMA Muhammadiyah 2 Palang dalam rangka memperkuat profesionalisme dan tata kelola sekolah.

Kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi, melainkan ikhtiar belajar tentang transformasi nyata. Mulai dari profesionalisme kinerja guru, sistem keuangan yang transparan dan terukur, strategi SPMB yang efektif, hingga pola komunikasi yang sehat dengan stakeholder.

Kepala SMP Muhammadiyah 6 Tambakboyo, Zainal Fanani yang akrab disapa Mas Fanani, menyampaikan bahwa tantangan yang dihadapi sekolah-sekolah Muhammadiyah hari ini sesungguhnya serupa: jumlah siswa, penguatan manajemen, hingga kesejahteraan guru.

“Yang membedakan adalah keberanian mengambil langkah perubahan. SMA Muhammadiyah 2 Palang sudah membuktikan bahwa transformasi itu mungkin. Dalam empat tahun, jumlah siswa meningkat dari 53 menjadi 115. Kesejahteraan guru naik, fasilitas berkembang. Itu bukan kebetulan, tapi hasil keseriusan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SMA Muhammadiyah 2 Palang, Riyan Habiburrokhman, menegaskan bahwa seluruh proses perubahan yang dilakukan tidak berbasis asumsi, melainkan berbasis data dan evaluasi terukur.

“Kami tidak berjalan dengan kira-kira. Semua program dipetakan berdasarkan data, ditargetkan secara realistis, lalu dievaluasi secara berkala. Transformasi bukan soal semangat sesaat, tetapi membangun sistem yang konsisten dan berkelanjutan. Jika manajemen rapi dan tim solid, insyaAllah pertumbuhan itu mengikuti,” tegasnya.

Sebagai bentuk komitmen bersama, kedua sekolah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) yang mencakup pengembangan Kelas Atletik, sharing manajemen sekolah, serta program School Sister sebagai kemitraan berkelanjutan.

Langkah ini menjadi sinyal bahwa sekolah Muhammadiyah tidak berhenti pada rutinitas, tetapi terus bergerak menuju profesionalisme. Kolaborasi ini diharapkan memperkuat ekosistem pendidikan Muhammadiyah yang adaptif, progresif, dan berkemajuan.

Kontributor: Riyan Habiburrokhman, Editor: Samson Thohari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *