PDM Tuban Gelar Tabligh Akbar Milad ke-113 Muhammadiyah dan Resmikan SD Muhammadiyah 4 Kerek

Media Share

MUHAMMADIYAHTUBAN.OR.ID-Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Tuban sukses menggelar Tabligh Akbar Milad ke-113 Muhammadiyah yang dirangkai dengan peresmian SD Muhammadiyah 4 Kerek, Ahad (23/11). Acara yang dipusatkan di Kerek ini dihadiri lebih dari 1.500 warga persyarikatan dari berbagai penjuru Tuban.

Dengan mengusung tema nasional “Memajukan Kesejahteraan Bangsa,” kegiatan ini menjadi momentum bagi Muhammadiyah Tuban untuk memperkuat komitmen dakwah, pendidikan, kesehatan, serta pelayanan sosial yang memberi dampak nyata bagi masyarakat.

Ketua PDM Tuban, Masrukin, dalam sambutannya menegaskan bahwa pendirian SD Muhammadiyah 4 Kerek adalah langkah penting untuk memperluas akses pendidikan berkualitas di wilayah Tuban.

“Pada masa kolonial Belanda, pendidikan agama dan umum dipisahkan. Muhammadiyah hadir memadukan keduanya dengan sistem modern. Harapan kami, SD Muhammadiyah 4 Kerek menjadi sekolah unggulan di Tuban,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa Muhammadiyah sejak awal telah hadir sebagai pelopor pendidikan terpadu dan terus berkomitmen menyediakan sekolah yang unggul baik secara keagamaan maupun akademik.

Hadir sebagai pembicara, Prof. Biyanto, Staf Ahli Bidang Regulasi & Hubungan Antarlembaga Kemendikdasmen serta Sekretaris PWM Jawa Timur, memberikan uraian panjang tentang perkembangan global Muhammadiyah.

Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Muhammadiyah terus tumbuh sebagai gerakan modern yang memberi dampak luas.

“Dalam usia 113 tahun, Muhammadiyah selalu bergerak seperti matahari yang mengitari bumi,” ujarnya.

Prof. Biyanto menjelaskan bahwa saat ini Muhammadiyah memiliki 33 Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) yang tersebar di 33 negara, termasuk Australia, Malaysia, Mesir, hingga Amerika Serikat.

Ia juga menyebutkan bahwa di beberapa negara seperti Australia, Muhammadiyah mendapatkan dukungan dari pemerintah setempat karena kontribusinya yang nyata dalam bidang pendidikan dan sosial.

Dalam paparannya, Prof. Biyanto juga menegaskan bahwa Muhammadiyah kerap disebut ormas kaya, namun bukan karena anggotanya kaya secara pribadi.

“Muhammadiyah disebut ormas kaya bukan karena warganya kaya, tetapi karena amal usahanya besar dan memberi manfaat luas. Kekayaan Muhammadiyah adalah kebermanfaatan,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa peningkatan kualitas pendidikan adalah syarat utama untuk mendorong kemajuan bangsa.

“Peningkatan kualitas pendidikan adalah syarat utama untuk mendorong kesejahteraan dan kemajuan bangsa,” jelasnya.

Hal ini menjadi penguat pentingnya keberadaan SD Muhammadiyah 4 Kerek sebagai bagian dari upaya mencerdaskan umat di tingkat daerah.

Dalam kesempatan itu, Prof. Biyanto menyerahkan bantuan Rp 25 juta untuk:

SD Muhammadiyah 1 Bancar
SD Muhammadiyah 3 Soko

Bantuan berasal dari Ditjen PAUD dan Dikdasmen sebagai bentuk dukungan peningkatan mutu pendidikan Muhammadiyah di Tuban.

PDM Tuban berharap Milad ke-113 ini menjadi penguat semangat warga persyarikatan untuk memperluas manfaat gerakan Muhammadiyah, khususnya di bidang pendidikan.

Acara ditutup dengan doa dan ramah tamah yang berlangsung hangat, sebagai simbol kebersamaan warga Muhammadiyah Tuban.

Penulis: Samson Thohari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *