Sikap Muhammadiyah Tuban atas Fenomena Sound Horeg

Media Share

PDMTUBAN.COM-Fenomena sound horeg yang belakangan ini marak, terutama menjelang perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, menuai sorotan dari berbagai kalangan. Tak hanya masyarakat umum, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur pun telah menyatakan sikap penolakannya terhadap penggunaan sound horeg. Alasannya meliputi aspek moral karena sering disertai tarian yang tidak pantas, kerusakan properti, gangguan kesehatan, serta ketidaktertiban sosial.

Menanggapi hal tersebut, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Tuban melalui Sekretarisnya, Edi Utomo, menyampaikan bahwa Muhammadiyah tidak anti terhadap seni atau hiburan. Namun, jika hiburan itu menimbulkan gangguan terhadap masyarakat, maka Muhammadiyah menyatakan ketidaksetujuan.

“Jangankan sound horeg, bacaan Al-Qur’an saja jika sekiranya mengganggu warga, Muhammadiyah tidak menganjurkannya. Karena itu di masjid-masjid Muhammadiyah jarang diputar bacaan-bacaan dengan speaker luar. Ini merujuk pada hadis Nabi,” jelas Edi Utomo.

Edi mengutip hadis Nabi Muhammad saw:

“Janganlah sebagian kalian mengganggu sebagian yang lain, dan jangan pula sebagian yang satu mengeraskan terhadap sebagian yang lain di dalam membaca Al-Qur’an.” (HR. Abu Dawud no. 1332, shahih)

Dengan dasar tersebut, Muhammadiyah Tuban menegaskan pentingnya menjaga ketenangan dan kenyamanan bersama di lingkungan masyarakat.

Menjelang karnaval Agustusan, Edi Utomo juga menghimbau kepada seluruh penyelenggara dan terutama para siswa di lingkungan sekolah Muhammadiyah agar:

  1. Memperhatikan waktu salat,
  2. Menjaga tata cara berpakaian yang sopan dan sesuai nilai Islam,

“Kami mendukung semangat kemerdekaan, tapi jangan sampai mengabaikan etika, waktu ibadah, dan ketertiban umum,” tambah Edi.

Dengan sikap ini, Muhammadiyah Tuban berharap seluruh lapisan masyarakat dapat menyambut perayaan kemerdekaan dengan meriah, namun tetap dalam koridor adab, akhlak, dan harmoni sosial.

Penulis: Samson Thohari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *